Rabu, 14 Maret 2012

KEBAHASAAN


Konsep Kebahasaan

1. Hakikat Bahasa
Bahasa adalah suatu sistem lambang berupa bunyi, bersifat arbitrer, digunakan oleh suat masyarakat tutur untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasi diri. Sebagai sebuah sistem, maka bahasa terbentuk oleh suatu aturan, kaidah, atau pola-pola tertentu, baik dalam tata bunyi, tata bentuk kata, maupun kalimat. Bila aturan, kaidah atau pola ini dilanggar, maka komunikasi dapat terganggu. (Abdul Chair, 1998: 1)

2. Fungsi Bahasa
Fungsi bahasa yang terutama adalah sebagai alat untuk bekerja sama atau berkomunikasi di dalam kehidupan manusia bermasyarakat. Untuk berkomunikasi sebenarnya dapat juga digunakan cara lain, misalnya isyarat, lambang-lambang gambar atau kode-kode tertentu lainnya. Namun, dengan
bahasa komunikasi dapat berlangsung lebih baik dan lebih sempurna. Bahasa Indonesia sendiri yang mempunyai kedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa resmi negara di tengah-tengah berbagai macam bahasa daerah, mempunyai fungsi sebagai berikut: a) alat untuk menjalankan
administrasi negara, b) alat pemersatu pelbagai suku bangsa di Indonesia, c) media untuk menampung kebudayaan nasional. (Abdul Chair, 1998: 2)

3. Ragam Bahasa
Setiap bahasa mempunyai ketepatan atau kesamaan dalam hal tata bunyi, tata bentuk, tata kata, tata kalimat, dan tata makna karena berbagai faktor yang terdapat di dalam masyarakat pemakai bahasa, seperti usia, pendidikan, agama, bidang kegiatan profesi, dan latar belakang budaya daerah, maka
bahasa itu menjadi tidak seragam. Bahasa menjadi beragam, mungkin tata bunyinya menjadi tidak persis sama, mungkin tata bentuk dan tata katanya, dan mungkin juga tata kalimatnya. Keragaman bahasa ini terjadi juga dalam bahasa Indonesia. Akibat berbagai faktor seperti yang disebutkan di atas, maka bahasa Indonesia pun mempunyai ragam bahasa. Ragam bahasa Indonesia yang ada antara lain:
a) Ragam bahasa yang bersifat peseorangan,
b) ragam bahasa yang digunakan oleh sekelompok anggota masyarakat dari wilayah tertentu,
c) ragam bahasa yang digunakan oleh sekelompok anggota masyarakat dari golongan sosial tertentu, d) ragam bahasa yang digunakan dalam kegiatan suatu bidang tertentu,
e)ragam bahasa yang digunakan dalam situasi formal atau situasi resmi,
f) ragambahasa yang digunakan dalam situasi informal atau situasi tidak resmi,
g) ragam bahasa yang digunakan secara lisan yang biasa disebut bahasa lisan.

(Abdul Chair, 1998: 4)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar