Rabu, 24 Oktober 2012

KESUNYIAN BERFIKIR


Banyak tokoh - tokoh besar lahir dari kebiasaan menyendiri dalam pengasingan dan merenung di tempat - tempat yang tenang.Nabi Muhammad Saw kerap kali melakukan khalwat (pengasingan) dan tahannuts (menyendiri) mencari pencerahan di gua hira. Ibnu Sina sejak kecil sering merenung di masjid sampai pagi. Newton menemukan teori gravitasi universal ketitka sedang merenung di bwah pohon apel.Einstein sejak kecil orang yang pemalu dan lebih suka menyendiri. bukit dekat rumahnya adalah tempat favorit untuk merenung dan mengasingkan diri.Napoleon dan Hitler sering diejek "anak kampung" oleh teman - temanya karena sering menyendiri dan merenung.


Merenung dapat menciptakaan ketajaman pikiran yang ekstrem.sediakan waktu anda untuk merenung dan mengasingkan diri dari dunia sehari - hari. dan bebsakan pikiran anda untuk berimajinasi serta impian - impian besar anda. anda juga bisa mengevaluasi hidup anda. apa yang sedang anda lakukan dan akan kemana tujuan hidup anda, dan pastikan anda akan mendapat inspirasi - inspirasi besar.

"Saat seorang alim Bersandar di tempat tidur untuk memperdalam ilmunya 
adalah lebih baik daripada ibadah seorang hamba,
selama enam puluh tahun"
Hadis Nabi Muhammad

Jumat, 10 Agustus 2012

HIKMAH PUASA



Membangun Jiwa dengan Puasa

JURNAL pemikiran Islam, Islamia, (Insists-Republika) edisi 19 Juli 2012 menurunkan laporan utama tentang “puasa dan tazkiyyatun nafs”  (Puasa dan penyucian jiwa). Dalam artikelnya berjudul “Puasa: Tazkiyatun Nafs dan Jasad”,  Dr. Samsuddin Arif mengutip penjelasan Fakhruddin ar-Razi yang menyatakan, bahwa orang yang  ibadah puasa Ramadhan merupakan bukti keislaman seseorang.  Berpuasa merupakan bukti pengokohan keislaman dan keimanan seorang Muslim.

Jumat, 13 April 2012

SARJANA


Menjadi Sarjana
Hingga saat ini menjadi sarjana mungkin masih manjadi dambaan dan harapan bagi sebagian besar orang, tentu dengan alasan  dan motif yang  beragam, mulai dari motif yang bersifat naif-pragmatis hingga motif altruistik-idealis. Dalam hal ini, motif naif-pragmatis bisa dimaknai sebagai dorongan yang lebih tertuju kepada kepentingan pribadi, misalnya untuk menjadi kaya-raya, atau mendapat kedudukan dalam jabatan, melalui upaya dan tindakan yang menghalalkan segala cara. Sementara motif altruistik-idealis dapat dipahami sebagai motif yang didasari untuk melayani dan memberikan manfaat bagi orang lain, melalui upaya belajar keras dan penuh kesungguhan.

Senin, 26 Maret 2012

BERSYUKURLAH ....


Apapun Itu, Bersyukurlah

Bersyukur, menjadi satu kata yang sederhana namun sarat makna. Bersyukur, juga dapat menjadi hal yang gampang-gampang susah. Butuh kepekaan yang tinggi untuk bisa menjadi ahli syukur. Namun, apakah ini artinya tak semua orang bisa bersyukur ? Tidak ! Semua orang bisa bersyukur, yang menjadi persoalan adalah orang itu mau bersyukur atau tidak. Bersyukur menjadi salah satu potensi yang Allah tanamkan dalam diri manusia, potensi yang dapat berkembang ataupun tetap begitu adanya, tergantung dari masing-masing individu mendayagunakannya. 

Jumat, 23 Maret 2012

PEGANGAN HIDUP


Allah Tempat Berpegang
Saya melihat mereka yang menjunjung tinggi kebebasan hak dan bangga dengan keberanian mereka dalam bertindak. Mereka menyebut orang yang menahan sebagian hasrat dan keinginan adalah ‘munafik’.

Suatu hari, di suatu bilik, di suatu warnet, di sebuah sosnet, saya melihat tulisan seorang teman yang kurang lebih: “jangan biarkan seorang pun menghalangi hidup lo, bahkan diri lo sendiri.”

Senin, 19 Maret 2012

MENANGIS


Anda Perlu Menangis
Dalam kenyamanan kita duduk bersantai-santai. Tertawa sepele bersama teman sejawat. Ada tokoh dalam hidup kita yang terlalu kontras dengan keadaan hidup kita sekarang. 

Umar sahabat nabi, pipinya adalah sungai deras dengan hulunya adalah mata yang tak henti membanjirinya dengan 'lahar dingin' bernama air mata. Menyesali putri lucunya yang dia kubur sendiri hidup-hidup demi gengsi suatu kehormatan di mata zaman ketololan akan kebenaran. Yaa, kita perlu menangis, kawan.

Minggu, 18 Maret 2012

PENGHANCUR PERADABAN


5 Hal Penghancur Peradaban
Sebuah peradaban besar yang sangat maju dengan istana - istana yang megah,ilmu pengetahuan sangat di hargai , semua orang haus akan ilmu pengetahuan.sebuah peradaban yang sangat tinggi dapat hancur dan musnah,hal ini bukanlah bualan belaka, hancurnya sebuah peradaban pernah di alami eropa dan peradaban islam. mengapa sebuah peradaban yang sangat maju , bahkan dengan teknologi yang sangat tinggi. kehancuran peradaban ternyata sangat manusiawi , yaitu hancurnya moral dan akhlak masyrakatnya.